Mengamalkan Al-Quran

Dalam Iqtidha'ul 'Ilmi Al-'Amal, Al-Khathib Al-Baghdadi menukil sebuah riwayat dari Fudhail bin 'Iyadh, bahwasanya beliau berkata: إِنَّمَا نَزَلَ الْقُرْآنُ لِيُعْمَلَ بِهِ فَاتَّخَذَ النَّاسُ قِرَاءَتَهُ عَمَلا ، قِيلَ كَيْفَ الْعَمَلُ بِهِ ؟ قَالَ : أَيْ لِيُحِلُّوا حَلالَهُ وَيُحَرِّمُوا حَرَامَهُ ، وَيَأْتَمِرُوا بِأَوَامِرِهِ ، وَيَنْتَهُوا عَنْ نَوَاهِيهِ ، وَيَقِفُوا عِنْدَ عَجَائِبِهِ "Sesungguhnya Al-Quran diturunkan hanyalah untuk diamalkan, … Continue reading Mengamalkan Al-Quran

Advertisements

Materi Online Tajwid 1-5

Untuk modul yang digunakan, maka silakan klik link berikut untuk mendownloadnya: ➖https://alfadhli.wordpress.com/2015/10/25/ebook-materi-tajwidul-quran-level-1-tamhidi/➖ 🔊 Materi #1 📘 Ma'rifatul Quran 📚 Hal. 1-12 dalam modul pdf ⭕️ Pendahuluan ⭕️ Pengertian Al-Quran ⭕️ Mengapa Al-Quran Diturunkan ⭕️ Keutamaan Kitab Suci Al-Quran ⭕️ Keutamaan Membaca Al-Quran ⭕️ Keutamaan Belajar dan Mengajarkan Al-Quran ⭕️ Beberapa Adab Terhadap Al-Quran 🔉 Simak … Continue reading Materi Online Tajwid 1-5

Melagukan Al-Quran (Irama dan Maqamat dalam Tilawah)

Melagukan atau membaca Al-Quran dengan irama itu ada dua macam: 1. Irama yang mengikuti tabiat asli manusia, tanpa memberat-beratkan diri, belajar atau berlatih khusus. Melagukan bacaan Al-Qur’an seperti ini dibolehkan. Irama ini lahir karena seringnya membaca dan mendengar. Allaah 'azza wa jalla telah menganugerahi setiap manusia dengan iramanya masing-masing. Walaupun setiap orang memiliki kecenderungan pada … Continue reading Melagukan Al-Quran (Irama dan Maqamat dalam Tilawah)

Ijazah

Ada perbedaan antara ijazah yang diberikan suatu lembaga kepada anak didiknya dengan ijazah yang diberikan seorang guru kepada muridnya. Walaupun keduanya hari ini dilambangkan dengan secarik kertas, namun esensinya tidaklah sama. Ijazah yang diberikan suatu lembaga pendidikan kepada anak didiknya biasanya berupa penghargaan dan sertifikasi / tazkiyah / pengakuan atas bidang ilmu yang ditekuninya. Permasalahannya, … Continue reading Ijazah

Ijtihad dan Mujtahid

Makna Ijtihad dan Mujtahid Ijtihad adalah pengerahan kemampuan dari seorang faqih (ahli fiqih) untuk menghasilkan dugaan (zhan) atas sebuah hukum. Mujtahid adalah seorang faqih; yakni seorang yang sudah baligh, berakal, maksudnya memiliki kemampuan yang melekat untuk mengetahui objek pengetahuan. Dan akal adalah "kemampuan yang melekat" ini menurut pendapat ashah. (Seorang faqih juga adalah) sosok yang … Continue reading Ijtihad dan Mujtahid

Perjalanan Madzhab

Keliru bila ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud madzhab Syafii adalah hanya murni pendapat dan  fatwa Al-Imam Asy-Syafii seorang. Pendapat dalam madzhab Syafii tidak dipungkiri lahir dari cara pandang beliau dalam melihat dan berinteraksi dengan dalil, sehingga lahirlah ushul fiqih madzhab yang merupakan hasil jerih payah beliau radhiyallaahu 'anhu. Dari ushul tersebut, lahirlah hukum-hukum fiqih, … Continue reading Perjalanan Madzhab

Sanad ‘Aliy

​Untuk mengenali sanad paling 'aliy di zaman ini dengan ringkas : 1. Dalam musalsal bil awwaliya, sesiapa yg mendengar dengan haqiqiyah dari Syaikh Muhammad Abdul Hay al Kattani. 2. Dalam Shahih Bukhori, sesiapa yg antara dia dengan Sayyid Nadzir Husein dan Husein bin Muhsin al Anshari diperantarai satu orang dengan sama'i kamil,  3. Dalam Shahih … Continue reading Sanad ‘Aliy