Syariat Islam, Siapa Takut?

Ustadz Felix Siauw berkata:

1. saya pernah nanya bapak saya yang masih non-Muslim “setuju nggak diterapkan syariat Islam?” | ditanya balik “syariat Islam yang mana?”

2. saya jelasin, “yang mana lagi? syariat Islam yang di Al-Qur’an dan As-Sunnah dong” | bapak saya nanya lagi, “gimana yang nggak Muslim?”

3. saya bilang “justru non-Muslim akan lebih terlindung dalam penerapan syariat, dijamin ibadahnya, nggak kayak sekarang, was-was”

4. saya tambahin, “dan di negara Khilafah, papi cuma bayar jizyah, di masa Khalifah Umar cuma 6-8 dinar setahun (15-20 juta)”

6. “daripada sekarang papi bayar pajak setahun berkali-kali lipet itu, dan kalo syariat Islam tegak orang sulit buat kriminal” pungkas saya

7. bapak saya jawab, “ya kalo gitu lebih enak, nggak papa kalo begitu” | saya nanya lagi, “walau ada hukum rajam dan potong tangan?”

8. bapak saya jawab ringan “ngapain takut potong tangan dan rajam? maling nggak, zina juga nggak?”

9. begitulah ceritanya bro-sis | yang nolak kalo ditegakkan syariat itu ya kalo nggak maling, biasanya pezina | atau yang demen maksiat

10. yang nggak melanggar apapun mah woles dan adem aja | ngapain takut, wong nggak salah

11. sama kayak sekarang, yang nolak lokalisasi ditutup ya pasti yang maksiat | yang waras akalnya pasti akan setuju

12. zina dari dulu udah dosa besar, apalagi yang terorganisir kayak lokalisasi | yang bela, yang ngusulin bukan manusia, tapi setan

13. kita doakan, kita dukung, semua pihak yang mau nutup lokalisasi | di jangka panjang, sistem yang bolehin lokalisasi juga harus ditutup

14. selama sistem yang bolehin lokalisasi kayak sekarang masih ada, ya tetep bahaya | inget kan wagub jakarta pernah usulin lokalisasi?

15. dalam sistem Islam, siapapun pemimpinnya, nggak ada toleransi sama dosa besar | zina, riba, miras, pornografi, nggak ada tempat

16. bila bergantung hanya pada siapa pemimpin, dia bisa halal-haramin maksiat | kalo bergantung sistem Islam, sudah pasti maksiat haram

17. namanya pelaku maksiat itu haknya diluruskan dan dinasihati, dibimbing ke jalan baik | bukan punya hak meneruskan maksiat, itu aneh

18. nah, mendidik ummat akan sistem Islam ini menjadi penting | sebagai solusi jangka panjang yang melengkapi solusi jangka pendek

19. Allah turunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, bukan sekedar bacaan dan pajangan | tugas pemimpin yang utama, terapkan Al-Qur’an

20. bila harus kagum, kagumlah pada Nabi Muhammad saw | bila harus berjuang, perjuangkanlah apa yang beliau saw bawa

syariat islam siapa takutSumber Gambar : http://statik.tempo.co/?id=30254&width=475

Saya (Al Fadhli) berkata:

Jadi, klo kita ngga pernah ngamalin dosa-dosa besar… Kenapa mesti takut syariat Islam?

 

Source: https://www.facebook.com/ayahnyaezra.alfadhli/posts/1464606370490070

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s