Hal Turaana Naltaqi ?

Aminah Qutb… Adik dari Al Ustadz Sayyid Qutb, merupakan salah seorang tokoh pergerakan Islam di Mesir.

Ia lahir di desa Mushe. Aminah begitu piawai dalam bidang sastra Arab dan pandai menciptakan syair-syair indah. Bersama dengan Kakaknya, ia menulis buku yang berjudul “Al Athyafu al Arba’ah” (Empat Spektrum).

Al Ustadz Sayyid Qutub menggambarkan saudara perempuannya ini sebagai berikut: “Ia adalah seorang pemudi yang cukup tenang. Ia begitu larut dalam kenangan masa lalu. Ia adalah seorang penyair yang kekayaan intelektualnya lebih unggul ketimbang kemampuan kesastraannya. Ia cukup sabar dalam menggapai pelbagai harapan dan obsesinya yang jauh dan mencengangkan melalui masa lalunya yang berat.”

Sebagaimana halnya saudara dan saudarinya yang lain dan karena kasus Al Ustadz Sayyid Qutub, Aminah juga dimasukkan dalam penjara dan merasakan siksaan pedih. Selang beberapa saat, ia pun dibebaskan. Sejak itu, ia lebih tangguh daripada sebelumnya.

Di penjara, Al Ustadz Sayyid Qutb bertemu dan bersahabat dengan seorang aktivis Ikhwanul Muslimin, Kamal As Sananiriy. Beberapa waktu kemudian, Kamal As Sananiriy meminang Aminah dan melakukan akad dari dalam penjara. Pasangan suami istri ini baru bertemu pada saat Kamal As Sananiriy dibebaskan dari penjara pada tahun 1973.

Sejak dibebaskan, sang suami semakin aktif berda’wah dan bahkan ikut terlibat aktif dalam Jihad di Afghanistan. Ketika ia kembali dari Afghanistan, ia ditahan dan berbagai siksaan ditimpakan kepadanya oleh aparat pemerintah, agar mereka mengetahui perannya dalam jihad di Afghan, dan keterlibatan orang-orang yang bersamanya. Namun ia tetap menolak untuk berbicara. Akhirnya sang suami pun menemui Rabb-nya, sebagai salah satu syuhada (in Syaa Allah) pada tanggal 8 November 1981M.

Kepergian sang suami sangat memukul hati Aminah dan membuatnya larut dalam kesedihan. Ia mewarisi lebih dari 20 bait syair dari sang suami yang ia kumpulkan menjadi sebuah buku yang berjudul Rasail Ila as-Syahid (Surat untuk Sang Syahid)

Syair yang terkenal hingga kini berjudul “Hal Turaana Naltaqi” (Apakah Engkau Melihat Kita Berjumpa). Syair yang menggetarkan hati ini disenandungkan oleh Syaikh Sa’d Al Ghamidhi dan termasuk salah satu nasyid yang direkam dalam album “Ad Damaam 2”

hqdefault

هل ترانا نلتقي أم أنها ** كانت اللقيا على أرض السرابِ
ثم ولت وتلاشى ظلها ** واستحالت ذكريات للعذاب
هكذا يسأل قلبي كلما ** طالت الأيام من بعد الغياب
هكذا يسأل قلبي كلما ** طالت الأيام من بعد الغياب

فإذا طيفك يرنو باسماً ** وكأني في استماع للجواب

أولم نمضي على الدرب معاً ** كي يعود الخير للأرض اليباب
فمضينا في طريق شائك ** نتخلى فيه عن كل الرغاب
ودفنا الشوق في أعماقنا ** و مضينا في رضاء و احتساب
قد تعاهدنا على السير معاً ** ثم أجلت مجيباً للذهاب

حين نادني ربٌ منعم ** لحياه في جنان و رحاب
و لقاء في نعيم دائم ** بجنود الله مرحا بالصحاب
قدموا الأرواح و العمر فداء ** مستجيبين علي غير إرتياب
فليعد قلبك من غفلته ** فلقاء الخلد في تلك الرحاب

أيها الراحل عذراً في شكاتي ** فإلى طيفك أناتُ عتاب
قد تركت القلب يدمي مثقلاً ** تائهاً في الليل في عمق الضباب
وإذا أطوي وحيداً حائراً ** أقطع الدرب طويلاً في اكتئاب
وإذا الليل خضم موحش ** تتلاقى فيه أمواج العذاب

لم يعد يبرق في ليلي سنا ** قد توارت كل أنوار الشهاب
غير أني سوف أمضي مثلما ** كنت تلقاني في وجه الصعاب
سوف يمضي الرأس مرفوعاً ** فلا يرتضي ضعفاً بقول أو جواب
سوف تحدوني دماءٌ عابقا ** قد أنارت كل فجٍ للذهاب

هل ترانا نلتقي أم أنها ** كانت اللقيا على أرض السرابِ
ثم ولت وتلاشى ظلها ** واستحالت ذكريات للعذاب

Do you envision us meeting, or has it already,

Taken place in the land of the mirage;

Then it withdrew and its shadow vanished,

And turned into torturous memories;

Thus asks my heart whenever,
The days grow long, after your absence;

When your shadow stares, smiling,
It is as if I am listening to the response;

Did we not walk upon Truth together,
So that Good can return to barren land;

So we walked along a thorny path,
Abandoning all our ambitions;

We buried our desires deep within ourselves,
And we strove on in contentment, excepting reward from Allah;

We had made a pact to walk together,
And then you hurried in responding and departing;

When a Benevolent Lord called me,
To a life amidst gardens and vast lands;

And towards a sublime meeting amidst divine favours,
With the Soldiers of Allah, joyful in companionship;

Presenting their souls and lives, a sacrifice,
Responding without slightest doubts;

So to renew your heart from its slumber,
An ever-lasting meeting in such a land;

Oh traveler, Forgiveness from my complaints,
Unto me is your ghost, to him a patient reproach;

I abandoned my heart to bleed heavily,
Lost in the night, in the depths of fog;

And if I traverse, confused and alone,
I’ll interrupt the path, long it is in depression;

And if in the night, I find a gloomy sea,
Encountering in it waves of pain;

Ceasing in my nights, is the radiance of lightening,
And the brightness of stars have disappeared;

Despite this, I shall continue just as,
You used to find me, in the face of adversity;

I shall continue keeping my head raised, And won’t,
Consent to weakness in speech, nor reply;

I shall be guided by the sweet-scented blood,
And light has illuminated the horizons of escape;

Do you envision us meeting, or has it already,
Taken place in the land of the mirage;

Then it withdrew and its shadow vanished,
And turned into torturous memories;

Thus asks my heart whenever,
The days grow long, after your absence;

When your shadow stares, smiling,
It is as if I am listening to the response.

Nasheed (mp3) versi “Sa’d bin Sa’id Al Ghamidi” bisa didownload di sini

Nasheed (mp3) versi “Raami Muhammad” bisa didownload di sini

Nasheed (mp3) versi “Samer Bashery” bisa didownload di sini

Nasheed (mp3) versi “Ahmad bin Sa’d Al Ghamidi” bisa didownload di sini

Sumbernya di mari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s