Wahai Media

Wahai media, mengapa terlalu sering kau menyakiti kami?

Saat ada seorang muslim berbuat kejahatan, kau sebut Islam teroris.

Namun saat ada sekelompok non Islam bersenjata membuat makar, kau tidak mengatakan agama mereka teroris.

Saat ada seorang artis terjerat hukuman, narkoba, atau perzinaan, kau katakan agar kami mendukung mereka, karena mereka sedang khilaf, karena mereka bukan malaikat, karena manusia tempatnya salah.

Namun saat ada seorang yang dikenal shalih terjatuh pada kesalahan, mengapa kau menyebutnya munafiq, lain di luar lain di dalam, bejad, dan kata-kata buruk lainnya?

Media oh media… Informasimu ditunggu jutaan pemirsa, namun mengapa kau malah membuat mereka buta?

Buta untuk memahami realita, karena beritamu kau jual pada para pemodal.

Yang “seru” kau tampilkan walau tak menggambarkan sebenarnya. Yang sebenarnya kau buang, karena tak dapatkan keuntungan.

Sekali lagi wahai media, sampai kapan kau berdusta?

Source: http://m.facebook.com/?_rdr#!/home.php?soft=jewel%3D2&__user=100003555485295

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s