Menakar Keimanan


Assalamu a’laikum warohmatulloh wabarokatuh

Suatu ketika saya melihat seorang tuna netra lewat depan rumah saya, ia menghentakkan tongkat penuntun jalannya hingga terdengar suara yang nyaring. Maka saya berpersepsi bahwa ia adalah seorang tukang pijat keliling. Saya membayangkan jarak yang ia tempuh berkeliling untuk menjual jasanya, pastilah sangat jauh. Dan saya membayangkan bagaimana seandainya saya di posisi beliau. Dengan penglihatan yang gelap, tak ada apa-apa yang bisa dilihat selain warna hitam. Mungkin jika saya di posisinya, saya akan menyerah, saya akan mudah mengeluh, saya akan selalu berpikir, “Mengapa, Seandainya, Jika saja…”

Kita hari ini insya Allah masih diberi nikmat sehat oleh Allah, mata kita masih bisa melihat, kita lahir dalam keadaan terang benderang.

Saya berpikir seandainya tuna netra itu ditanya oleh Allah di akhirat, dimintai pertanggungjawaban tentang kewajiban memahami ayat-ayat Allah. Ia bisa saja beralasan, “Saya ini buta ya Allah, tak ada yang mengajari saya, tak ada yang menuntun saya, tak ada yang memberi petunjuk kepada saya.” Alasan yang logis untuk diterima.

LALU BAGAIMANA DENGAN KITA? KITA DIBERI NIKMAT MATA YANG SEHAT, ALASAN APA YANG AKAN KITA KEMUKAKAN PADA ALLAH NANTI?

Inilah ayat-ayat Al Qur’an yang menerangkan.

Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.

Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.

Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Rabb Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

Sungguh mereka telah mendustakan (Al Qur’an), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman. (QS. 26: 2-8)

NGAKUNYA BERIMAN TAPI TIDAK YAKIN DENGAN AL QURAN, TIDAK YAKIN DENGAN JANJI ALLAH.. IMANNYA CUMA DI MULUT DOANG... Ya akhi, saya ini beriman.. saya ini islam, nih akhi lihat KTP saya, saya islam kok.. ISLAMNYA CUMA DISIMPAN DI DALAM DOMPET..

Akhi ana ini sholat full lima waktu, kalau ramadhan ana full shaum, ana selalu zakat dan sedekah, insya Allah tahun ini mau berangkat haji untuk yang kesekian kali, doakan saja akhi..

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. “QS. ar-Rum (30) : 30

FA AQIM WAJHAKU LIDDINI HANIFAH

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada DIN ALLAH, kepada SISTEM ALLAH, kepada HUKUM ALLAH.. Sholat, haji, TAPI MUKANYA BUKAN KE DINULLAH, BUKAN KE DINUL ISLAM.. MUKANYA KE DEMOKRASI, KE SEKULER, KE PARANORMAL, DAN THOGHUT SEJENISNYA.. WALAAKINNA AKTSARANNASI LAA TA’LAMUUN, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui..

Batal nggak sholatnya? Puasanya? Hajinya?

Akhi! Yang menentukan diterima amalnya itu kan hanya ALLAH? Akhi jangan sok pintar! Jangan sok paling tau tentang islam!

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah
orang-orang yang lalai.” (QS. 7: 179)

“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS. 10: 36)

“Katakanlah; maukah Aku kabarkan kepada kalian orang yang paling merugi amalnya, yaitu orang-orang yang sia-sia usahanya di dunia namun mereka mengira telah melakukan amal dengan sebaik baiknya.”(QS. 18: 103-104)

SHOLATNYA NGAPAIN AJA? NGGAK PAHAM BACAAN SHOLAT?

MALAH ADA YANG WAJAHNYA KE PACARNYA, pokoknya i love u full, dunia cuma milik eneng sama abang, yang lain pada ngontrak.

Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardh hanifammusliman wa maa anaa minal musyrikiin (bacaan sholat nih)

“Aku hadapkan wajahku kepada Pencipta seluruh langit dan bumi dengan penuh kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.”

PENUH KEPASRAHAN, sudah pasrah belum kita sama Allah?

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”. Musa menjawab: “Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. (QS. 26:61- 62)

Tatkala Bani Israil sedang dikeja-kejar oleh tentara Firaun, mereka pesimis. Mangapa mereka pesimis? Mungkin kalau kita diposisi mereka, kita juga akan pesimis. Karena antara tentara Firaun dengan pengikut Nabi Musa mereka sudah saling melihat, jaraknya sudah sangat dekat. Mereka khawatir para tentara Firaun akan membunuh mereka. Ya jelas saja mereka khawatir, di belakang pasukan musuh, di depan Laut, mau lari kemana?

TAPI APA JAWABAN NABI MUSA?

“Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”

ITULAH IMAN

Nabi Musa sangat yakin dengan seyakin-yakinnya, bahwa ia dan pengikutnya TIDAK AKAN TERSUSUL. Mengapa? SESUNGGUHNYA ALLAH BESERTAKU, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.

PASRAH TERHADAP ALLAH

PASRAH TERHADAP ISLAM

NGAKUNYA, CINTA ALLAH, CINTA RASUL.. MANA BUKTINYA COY? GILIRAN JANGGUT AJA SUNNAH RASUL, GILIRAN NIKAH SUNNAH RASUL, GILIRAN CELANA SUNNAH RASUL.. TAPI GILIRAN DIAJAK BERIMAN KEPADA ALLAH, KEPADA KITAB-NYA.. APA JAWABANNYA? SUNNAH KHAWARIJ.. SUBHANALLAH.. KALAU DIAJAK JIHAD, APA JAWABANNYA? SUNNAH TERORIS… MASYA ALLAH..

MAUNYA ISLAM YANG ENAK-ENAK AJA, YANG SESUAI DENGAN PERASAAN.. KALAU YANG NGGAK ENAK YANG TIDAK SESUAI DENGAN PERASAAN? BUKAN ISLAM KATANYA, KATANYA ISLAM MODEL BARU, KATANYA NABI NGGAK NGAJARIN..

Kalau lagi dzikir bersama, duduk paling depan biar khusyuk katanya, nangis paling kencang suaranya… Ya Allah Ya Allah…

Tapi giliran malam minggu.. Ya Babe, Ya Sayank, Ya Manisku, Ya Cintaku..

Kalau lagi ceramah, “Marilah umat islam jaga keutuhan umat, tunjukkan islam rahmatan lil alamin.. UKHUWAH, UKHUWAH, UKHUWAH!”

Tapi kalau diajak jihad tegakkan hukum Allah.. Apa jawabannya?

NANTI DAH, NANTI DAH, NANTI DAH

YANG KAYA GITU MAU MASUK SURGA?

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” QS. al-Hujurat (49) : 15

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Semoga dapat menambah keimanan kita kepada Allah dan Rasul-Nya

Barakallohu fik

Source: Facebook’y Said Hawa
http://www.facebook.com/?ref=home#!/photo.php?pid=163239&id=1703412736

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s