Ghibah Lagi… Fitnah Lagi…

Bismillah…

Seorang sahabat menemui saya dan mengatkan bahwa banyak desas-desus yang beredar di sana… So, what’s up man..?

Saya hanya tersenyum…

“Akhi, antum katanya keluar ya..?” Tanyanya…

“Keluar dari apa..?” Tanyaku

“Dari hizb (PKS, maksudnya)”

Saya bilang: “Klo keluar kenapa, klo nggak keluar juga kenapa..?”

“Euuh… Ditanya malah nanya balik mulu.” katanya sambil sedikit geram…

“Ana hanya ingin istiqamah dalam da’wah, bukan istiqamah dalam harakah atau jama’ah.” Kata saya…

“Ada yang bilang klo antum keluar itu gara2 ak***t (disensor ya..🙂 )….”

Saya cuma terbengong-bengong… Namun menyadari bahwa menjadi orang terkenal itu menyulitkan diri sendiri… Sedikit2 salah bisa jadi judge yang menghancurkan seluruh sendi kehidupan… Terlalu banyak ruang2 privacy yang dibongkar untuk melegalkan ghibah2 atas nama da’wah… Dan itu dilakukan oleh orang yang katanya aktivis da’wah…

Satu noda seolah meruntuhkan bangunan yang telah saya bangun… Itu pun noda yang interpretatif… Setiap orang bisa menganggap itu noda… Sebagaimana setiap orang bisa menganggap hal tersebut buakn noda… Apalagi masa lalu…

Jika kita bercermin dan menilai manusia dari masa lalunya, maka siapalah ‘Umar bin Khattab atau Khalid bin Walid..??

Maka, siapalah Sayyid Quthb..???

Jika kita menilai orang dari masa lalu, maka begitu berbangganya Gamal Abdul Naseer, sebagai salah satu anggota takhassus Jama’ah Ikhwan, aktivis da’wah yang berjuang untuk tegaknya Diinul Islam (setidaknya keliatan seperti itu)…

Namun, ternyata Allah membiarkan waktu ini berputar… Agar manusia mencapai titik yang lebih baik dari hari kemarin… Dan ternyata Allah menghendaki manusia dinilai dari apa yang ada pada akhirnya… Walaupun kesalahan pada masa lalu belum tentu dihapus semuanya, namun kesempatan untuk menghapus kesalahan masa lalu ternyata masih ada selama bumi masih berputar dan nyawa masih dikandung badan…

Betapa adilnya Allah dan betapa dzhalimnya manusia…

Apakah persaudaraan itu terbatas pada ruang2 hizbiyyun yang memecah belah DiinuLlah..? Sehingga jika ia beranjak pergi berarti ia dianggap meninggalkan barisan suci yang menanggalkan jubahnya untuk telanjang dalam lautan yang luas..??

Allahu Akbar… Semoga Allah mengampuni saya dan kita semua…

One thought on “Ghibah Lagi… Fitnah Lagi…”

  1. akhi kayak antum harus baca tulisan ana jama’ah jihad yang akan ditinggalkan pendukungnya, kontak2 ya. ana dulu ketua seksi kaderisasi PKS Tg. Morawa. SUMUT, kontak ana 081xxxxxxxx (sensor admin, untuk kemanan)

    =====
    Insya Allah, nanti ana kontak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s